Mencicipi Segarnya Asinan Jagung Bakar dari Bogor

Asinan Bogor, mungkin sudah akrab di telinga para pelancong yang pernah ke Bogor. Namun bagaimana jika asinan jagung bakar? Masih sama dari Bogor, hanya memiliki ciri khas tersendiri.

Lazimnya asinan terbuat dari campuran sayur mayu dan buah-buahan seperti pepaya muda, sawi, kol, tauge, kedondong, dan sebagainya. Justru di kawasan Pecinan Bogor ada asinan unik yang berbahan utama jagung bakar.

Asinan ini dipelopori oleh pak Sabur sejak tahun 1968. Kini usahanya tersebut telah diwariskan ke anaknya, Ridho yang sudah berusia 49 tahun. Tak heran asinan yang cukup melegenda ini terkenal dengan nama “Asinan Bapak Sabur”.

Berdiri di sisi Jalan Suryakencana, asinan jagung bakar ini merupakan yang tertua dari beberapa gerobak lain yang menjajakan makanan yang sama. Ridho mengatakan, kesegaran alami, menjadi kucinya bertahan selama 48 tahun.

Ia pun membocorkan salah satu resep andalannya kepada KompasTravel. “Saya pakai cuka buatan sendiri, dari aren yang di vermentasi hingga asam. Enggak pakai cuka biasa di pasar karena keras ke jantung,” ujarnya saat ditanya KompasTravel di lapak dagangannya, Selasa (24/5/2016).

Menurut Ridho, kesegaran dari aren itu lah yang membuat asinan jagung bakar ini beda dengan asinan lain. Pasalnya asinan ini tidak menggunakan banyak buah atau sayuran, jadi campuran cukanya harus jadi kunci

Jagung manis pun dibakar hingga masak dan gosong di beberapa titik oleh panas arang, kemudian disisir hingga bijinya berjatuhan. Ridho mengatakan untuk satu porsi asinan jagung bakar biasanya menghabiskan setengah jagung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *